Tata Cara Ibadah Aqiqah Menurut Ajaran Islam

Tempat aqiqah

Diriwayatkan Al-Hasan dari Sammuroh rodhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Semua anak tergadaikan dengan aqiqahnya yang disembelihkan pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberikan nama.” (HR Ahmad 20722, At-Turmudzi 1605 dan dinilai shahih oleh Al-Albani).

Lahirnya seorang anak di tengah-tengah keluarga memang menjadi sebuah momen istimewa. Apalagi untuk orang tua yang sudah lama menantikan hadirnya seorang anak. Dalam ajaran umat Islam, ketika seorang anak lahir maka dianjurkan untuk menggelar acara aqiqah bagi yang mampu secara finansial. Apabila orang tua yang kurang mampu, maka ibadah aqiqah ini bisa diundur terlebih dahulu. Anak yang sudah dewasa dan mampu secara finansial bahkan bisa melakukan ibadah akikah untuk dirinya sendiri. Menurut istilah, aqiqah merupakan proses menyembelih hewan ternak di hari ke tujuh setelah seorang anak lahir. Aqiqah ini sebagai wujud rasa syukur pada Allah SWT.

9 Tata Cara Ibadah Aqiqah Menurut Islam

Untuk orang tua yang baru kali pertama menjalankan ibadah aqiqah ini biasanya akan merasa kebingungan. Lain hal dengan orang tua yang sudah pernah menyelenggarakan akikah dan ingin membuat acara akikah lagi. Nah supaya tidak kebingungan ketika ingin menjalankan ibadah akikah. Berikut ini ada tata caranya, simak baik-baik penjelasannya dibawah ini.

  1. Jumlah Hewan yang Disembelih

Dari Ummu Kurz, ia berkata : Aku mendengar Nabi SAW bersabda, ‘Untuk anak laki-laki adalah dua ekor kambing dan untuk anak perempuan adalah satu ekor kambing. Tidak mengapa bagi kalian apakah kambing jantan atau betina’. (HR. Abu Dawud no. 2834 – 2835)

Dari hadits ini tentunya sudah bisa diambil kesimpulan bahwa akikah untuk anak laki-laki dan perempuan memiliki jumlah kambing berbeda. Untuk hewan ternak yang disembelih pun tidak hanya bisa menggunakan kambing. Namun juga bisa menggunakan domba.

  1. Syarat Hewan Aqiqah

Kambing yang akan disembelih ini tentunya harus sudah memenuhi kriteria sama dengan hewan kurban. Yang mana kambing haruslah tidak cacat, kondisi sehat dan bebas dari penyakit. Selain itu usia dari hewan untuk akikah ini pun sudah memasuki usia sesuai syariat hewan akikah. Yakni minimal sudah berusia satu tahun.

  1. Waktu Dilaksanakannya Aqiqah

Rasulullah bersabda: “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.”

Sebagian ulama berpendapat bahwa waktu pelaksanaan akikah dianjurkan pada hari ke-7 setelah kelahiran bayi. Tetapi jika orang tua belum mampu secara finansial, maka bisa diganti pada hari ke-14 atau ke-21. Untuk orang tua yang memiliki kondisi ekonomi buruk, maka akan terlepas dari kewajiban akikah. Pun ada ulama yang memberikan pendapat bahwa akikah bisa dilakukan kapan saja sampai sudah ada kemampuan. Bahkan anak boleh menyelenggarakan akikah untuk dirinya sendiri ketika sudah dewasa jika orang tua tidak mempunyai kemampuan ketika ia masih kecil.

  1. Menyembelih Hewan Akikah

Ketika menyembelih hewan akikah, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dengan baik terlebih dahulu. Yakni tidak boleh mematahkan tulang dari sembelihan. Hal ini supaya hikmah yang terkandung adalah tafa’ul atau mengharapkan keselamatan tubuh serta anggota badan dari anak tersebut.

  1. Membaca Doa Ketika Menyembelih

Saat menyembelih hewan akikah, orang yang menyembelih kambing atau domba harus membaca doa berikut ini;

“Bismillah, Allahumma taqobbal min muhammadin, wa aali muhammadin, wa min ummati muhammadin.”

Yang artinya: “Dengan nama Allah, ya Allah terimalah (kurban) dari Muhammad dan keluarga Muhammad serta dari ummat Muhammad.” (HR Ahmad, Muslim, Abu Dawud).

  1. Memasak Daging Akikah

Ada dua pendapat mengenai proses membagikan daging aqiqah ini. Sebagian ulama berpendapat bahwa daging akikah bisa dibagikan secara mentah. Namun sebagian ulama lain lebih mengutamakan supaya daging aqiqah tersebut dimasak terlebih dahulu, baru dibagikan. Yang mana bisa dibagikan kepada tetangga, kerabat atau fakir miskin.

Hal ini sudah sesuai dengan hadits Aisyah r.a;

“Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ketujuh.” (HR al-Bayhaqi)

  1. Memakan Sebagian & Membagikan Daging Aqiqah

Seperti yang sudah disebutkan pada hadits di atas, daging aqiqah memiliki hukum sunah untuk dikonsumsi sendiri sebagian. Baru yang sebagian lain dibagikan kepada kerabat, tetangga, dan fakir miskin. Untuk hal ini pun sudah ada dalam firman Allah SWT; “Mereka memberi makan orang miskin, anak yatim, dan tawanan, dengan perasaan senang”. – Q.S. Al-Insan.

  1. Memberikan Nama Anak & Cuku Rambut

Pada proses akikah, orang tua juga harus memberikan nama yang baik untuk anak. Sebab nama yang diberikan oleh orang tua ini menjadi cerminan dan doa supaya si anak bisa tumbuh baik sampai besar nanti. Memberikan nama baik pun dianjurkan dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda;

“Sesungguhnya kalian pada hari kiamat akan dipanggil dengan nama-nama kalian dan nama-nama bapak kalian, maka baguskanlah namamu.” (HR Muslim)

Jika sudah memberikan nama kepada anak. Maka selanjutnya adalah mencukur rambut anak sampai bersih atau gundul.

  1. Mendoakan Anak

Selanjutnya adalah mendoakan anak yang sedang diaqiqahi dengan bacaan berikut ini;

“U’iidzuka bi kalimaatillaahit tammaati min kulli syaithooni wa haammah. Wa min kulli ‘ainin laammah.”

Artinya: “Saya perlindungkan engkau, wahai bayi, dengan kalimat Allah yang prima, dari tiap-tiap godaan syaitan, serta tiap-tiap pandangan yang penuh kebencian.”

Pilih Jasa Aqiqah yang Berpengalaman

Bagi Anda yang ingin menyelenggarakan ibadah akikah, namun tidak ingin kerepotan. Maka bisa bekerja sama dengan jasa akikah. Dengan bantuan jasa akikah ini maka Anda tidak perlu repot memilih kambing, menyembelih atau memasak. Sebab semua hal tersebut sudah dikerjakan oleh jasa akikah. Namun untuk menemukan jasa akikah yang benar-benar tepat tentu tidak mudah. Ada beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan dengan baik terlebih dahulu. Diantaranya adalah lokasi, media sosial yang dimiliki, kredibilitas, dan masih banyak lainnya. Jangan sampai salah memilih jasa akikah karena hanya berujung dengan kekecewaan nantinya.

Salah satu jasa akikah yang bisa membantu Anda adalah Akikah Kita. Sudah banyak orang tua yang terbantu dengan layanan akikah matang dari kami. Dengan mempercayakan pemesanan akikah kepada kami, maka Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan. Diantaranya hewan ternak yang digunakan untuk akikah sudah memenuhi syarat, tidak cacat dan sudah berusia minimal 6 bulan. Gratis tester makanan dan gratis ongkos pengiriman sampai ke lokasi pemesan. Harga yang kami tawarkan pun terjangkau dan tidak akan membuat anggaran jebol. Berbagai macam paket akikah bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan pemesan tentunya. Selain itu kami juga sudah berpengalaman dalam menghasilkan olahan menu akikah yang nikmat dan lezat. Oleh sebab itulah pastikan untuk memilih Akikah Kita sebagai layanan jasa akikah Anda.